Tampilkan postingan dengan label Family ♥. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Family ♥. Tampilkan semua postingan
Apa yang kamu harapkan ketika umurmu bertambah ?
Sebuah ucapan selamat ? Kado ? Atau kejutan ?
Hari ini, Rabu 08 April 2014 aku tepat berusia 21 tahun. Usia yang sudah tidak dikatakan lagi remaja. Usia dimana arah hidupku sudah mulai terlihat hendak kemana. 
Di bertambahnya usia ini aku tak berharap sesuatu yang macam-macam. Aku tak terlalu berharap kejutan dari teman-temanku yang memberikan sebuah kue dengan lilin di atasnya atau foto yang diedit dengan begitu noraknya dan dijadikan DP BBM. Tidak. Aku sudah tak mengharapkan itu semua.
Di usiaku yang baru ini aku hanya berharap pada diriku sendiri. Aku sangat berharap seorang Nia ini bisa konsisten menjaga semangatnya dalam berbagai hal. Semangat dalam ibadah, semangat dalam mencari ilmu, dan juga semangat dalam menebarkan kebaikan. 
Penyakit yang sudah lama dideritaku ya ketidakkonsistenan ini. Entahlah. Sulit sekali untuk terus konsisten. Dan rasanya itu memang manusiawi. Bukan hanya aku saja yang menderita penyakit ini. Dibutuhkan suatu motivasi agar aku bisa kembali semangat dalam menjalani setiap aktifitas. Dan motivasi yang paling ampuh selalu aku dapatkan dari Mamah.


Aku tak tau jika Mamah juga mengucapkan selamat ulang tahun di akun facebookku. Aku menangis terharu membacanya. Oh Allah, betapa bahagianya aku memiliki Mamah seperti beliau. 
Harapanku di ulang tahun kali ini sederhana. Aku hanya berharap pada diriku sendiri agar aku menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi. Lebih baik dalam segalanya. Dalam ibadah, mencari ilmu, membagi waktu, disiplin, dan lain sebagainya. Amin.
Terakhir, aku ucapkan kepada diriku sendiri, selamat ulang tahun Nia.
Selamat datang di usia 21.

Aku hanya bisa menatap nanar layar handphone-ku ketika mendapatkan SMS aneh darimu, sahabat.
Aku bingung apa maksud dari SMS-mu itu. Apakah benar hal itu terjadi padamu ? Atau hanya pertanyaan biasa yang mengejutkan saja ?
Dan tak lama kau pun menelpon sambil menangis.
Ternyata hal itu benar-benar terjadi padamu.
Ya Allah, aku hanya bisa menganga mendengarnya. Aku bertanya-tanya, mengapa bisa seseorang yang sepolos kau, sebaik kau, setaat kau melakukan hal yang sangat dibenci Allah seperti itu ?
Aku benar-benar tak menyangka. Aku sedih. Aku ingin marah. Aku ingin menangis. Aku shocked.
Aku terus bertanya-tanya, 'kok bisa ?' 'kok bisa ?' 'kok bisa ?'.
Tapi hanya kau jawab lewat tangisanmu itu.
Ternyata, lelaki itu, yang kau anggap baik dan penyayang itu, tak lebih dari seorang pecundang yang tak mau bertanggungjawab.
Harusnya kau tau itu dari awal. Dan harusnya kau cepat-cepat tinggalkan dia.
Tapi mengapa kau mempertahankannya, kawan ? Padahal sudah jelas-jelas dia telah mengambil sesuatu yang paling berharga dari dirimu. Iya, dirimu yang seorang perempuan.
Tapi ya sudahlah, toh semuanya telah berlalu.
Aku sebagai sahabat hanya bisa mendukung dan mendoakanmu. Semoga kau tabah dan bisa menjadi seseorang yang lebih baik lagi.
Lupakan masa lalumu yang kelam itu. Dan jadilah seseorang yang baru. Seseorang yang bisa lebih dekat lagi dengan Allah SWT, Sang Pemilik kehidupan ini.
Semoga Allah mengampuni semua dosa-dosamu.


Salam rindu, selalu.

Homesick OMG !!!!
Kangen Mamah, kangen Dimas sama Dede.
Kangen Emak, kangen Cuneng, kangen Ajay, aaaaa kangen semuanya.
Padahal baru aja 2 minggu yang lalu pulang.
Pulang malah bikin pengen terus di rumah, pengen bareng-bareng ngumpul di rumah.
Masih pengen cerita-cerita sama Mamah.
Pengen belanja, jajan, plus jalan-jalan sama Mamah.
Dari kemarin gak bisa berenti mikirin Mamah, inget Mamah terus.
Aku gak bisa bayangin kalau terjadi hal-hal yang TIDAK DIINGINKAN terjadi sama Mamah.
Mamah itu segalanya buat aku, Mamah itu malaikat aku, Mamah itu separuh aku.
Love you so mom, ma'af kemarin-kemarin ngerengek-rengek terus cerita ini itu.
Ma'af anak perempuanmu ini masih belum dewasa ternyata.
Ma'af ya mah. :')