Aku sedang belajar untuk berhenti menjadi sesorang yang sedikit-sedikit mengeluh.
Aku sedang belajar untuk berhenti menjadi sesorang yang menjadikan media sosial sebagai tempat mencurahkan segala hal yang mengarah pada kegalauan.
Aku sedang belajar untuk berhenti menjadi seseorang yang banyak membicarakan hal-hal yang tidak penting.
Aku sedang belajar untuk berhenti menilai seseorang hanya berdasarkan dengan melihat penampilan luarnya saja.
Aku sedang belajar untuk berhenti bersikap jelek terhadap orang yang juga bersikap jelek kepadaku.

Aku sedang dan masih belajar untuk itu semua.
Semua hal itu membuat aku terlihat sangat ababil a.k.a ABG labil.
Berhentilah menjadi ababil, Nia !!!
Usiamu sudah tidak mendukung untuk kamu melakukan semua hal yang tidak pantas dilakukan itu.
Semuanya butuh proses, maka berproseslah menjadi seorang Nia yang lebih baik lagi setiap harinya.
Bismillah, Allah selalu menyertai. 

Bulan Juni akhirnya datang juga.
Kalo bulan Mei kemarin sih full banget sama berbagai kegiatan ke luar kota. Iya, kegiatan yang cukup menguras banyak uang dan tenaga tapi sangat menyenangkan dan mengesankan. Mei begitu istimewa deh pokoknya.
Lalu, bagaimana dengan Juni ?
Hmm, kalo di Juni ini sepertinya akan ada sesuatu yang baru.
Sesuatu yang akan merubah rutinitas kegiatan sehari-hari.
Dan aku harus siap. Harus.
Karena ini pilihanku sendiri.
Semoga pilihan ini membawa keberkahan dan diridhoi Allah SWT.
Amin.

Twitter sama facebook tempat biasa berkomunikasi & mencurahkan keluh kesah rasanya sekarang menjadi terlalu bising, terlalu ramai, terlalu banyak yang hilir mudik.
Entah kenapa bawaannya pengen sendiri, pengen menghilang dari kerumunan banyak orang.
Bhakti bilang itu tanda transisi pemikiran. Apa maksudnya ?
Mungkin maksud bocah yang satu itu transisi pemikiran aku bakalan jadi lebih dewasa.
Iya, mungkin. 

Gak kerasa ternyata setelah libur hampir satu bulan setengah akhirnya kami para mahasiswa Universitas Negeri Semarang mulai masuk kuliah lagi.
Dan gak kerasa juga ternyata buat saya yg kemarin baru menempuh semester satu, sekarang udah semester dua lagi aja.
Eh bentar lagi semester tiga, terus pilih konsentrasi jurusan, dan punya adik tingkat.
Ya Allah, bener-bener ya perjalanan hidup pelan tapi pasti mengalir begitu aja #apasihni-_-
Dikarenakan saya udah semester dua jadi kayanya predikat mahasiswa baru alias maba udah luntur deh.
Udah bener-bener jadi mahasiswa dan anak kos seutuhnya.
Semester satu kemarin belum rezekinya buat dapet IP cumlaude nih.
Jadi di semester dua ini dapet 22 SKS lagi, sama kaya semester satu.
Ada beberapa Dosen yang baru dan ada juga beberapa Dosen yang udah pernah ngajar pas semester sebelumnya.
Mata kuliahnya masih belum banyak yg praktik, kebanyakan masih teori.
Kayanya nanti deh di semester tiga baru tuh bejibun yang praktik-praktik.
Wah semester baru harapan baru semangat baru. Harus lebih baik dari semester satu kemarin pokoknya.
Gak ada tawar menawar. Fighting !!!!

Daftar Mata Kuliah di Semester Dua