Apa jadinya bila suatu kelas terdapat murid tetapi tak ada guru ? Rasanya kekacauan lah yang akan terjadi di kelas itu, bukan suatu proses pembelajaran yang semestinya diharapkan. Begitu pula peristiwa yang terjadi di suatu Sekolah Dasar di Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Kelas yang pada waktu itu seharusnya diisi dengan pelajaran Agama justru diisi dengan kekerasan yang dilakukan sejumlah siswa laki-laki dan seorang siswi perempuan terhadap teman sekelasnya sendiri seorang siswi yang berinisial DNA. Saat kejadian berlangsung sang guru Agama yang seharusnya mengisi kelas malah pergi untuk mengajar di sekolah lain.
Terlepas dari penyebab utama terjadinya kekerasan yang berawal dari bullying, kasus tersebut disorot banyak pihak karena kondisi ketidakberadaannya guru di dalam kelas. Bagaimana bisa seorang guru meninggalkan kewajibannya untuk mengajar begitu saja ? Terlebih kelas yang ditinggalkannya adalah kelas V Sekolah Dasar dan merupakan mata pelajaran Agama. Selain kasus tersebut terdapat pula berbagai berita lain terkait guru yang membuat miris publik. Diantaranya yaitu “Guru Mencabuli Belasan Siswa”, “Guru Tikam Guru di Depan Murid Hingga Tewas”, “Guru Nyambi Jadi Mucikari Dibekuk Saat Antar Pesanan”, dll.[1]
Sosok guru yang merupakan kunci kesuksesan dari proses pendidikan telah diragukan peranan dan eksistensinya. Degradasi moral di kalangan guru tentunya akan membuat kualitas pendidikan di negeri ini ikut mengalami kemerosotan. Karakter guru yang sudah tak layak lagi menjadi panutan murid-muridnya menjadi permasalahan yang kurang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Murid yang membutuhkan bimbingan dari seorang guru baik di dalam maupun di luar kelas tentunya ingin memiliki seorang guru yang mampu menjadi panutannya. Seorang guru ideal yang cerdas dalam berpikir, lembut dalam bertutur, dan sopan dalam bersikap. Sosok guru idaman seperti itulah yang dirindukan oleh para murid.
Dalam mengajar guru tidak hanya sekedar transfer ilmu saja tetapi juga transfer nilai. Transfer ilmu akan berguna bagi kebutuhan kognitif dan psikomotoriknya dan transfer nilai bagi kebutuhan afektifnya. Karakter murid yang dibentuk ketika pendidikan dasar hingga menengah sangat menentukan masa depannya kelak, apakah nanti dia akan menjadi seorang pekerja keras yang jujur atau pemalas yang egois. Bangsa Indonesia membutuhkan generasi muda yang tangguh yang tentu saja harus merupakan seorang pekerja keras yang jujur. Proses pengajaran dari seorang guru lah yang akan berdampak pada masa depan bangsa ini. Seperti yang diungkapkan Ki Hadjar Dewantara, pendidikan merupakan kunci pembangunan sebuah bangsa. Guru lah yang mempunyai peran penting dalam pelaksanaan pendidikan tersebut dan itu berarti guru pula lah yang akan mencetak generasi pembangun Indonesia ke depannya.
Seorang guru dituntut untuk memiliki empat kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial. Apabila keempat kompetensi tersebut sudah terpenuhi maka tidak akan terjadi seorang guru lalai dalam menjalankan amanahnya sebagai pendidik. Namun realita saat ini yang memperlihatkan perubahan pada sosok guru menunjukkan bahwa tidak semua guru memiliki keempat kompetensi tersebut. LPTK atau Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan yang mencetak lulusan guru hendaknya mengadakan evaluasi dalam kurikulum yang diberikan. Jika kurikulum yang diberikan tidak mengalami perubahan dan tidak sesuai dengan perkembangan zaman yang turut mempengaruhi kompetensi guru maka sosok-sosok guru idaman pun akan semakin menjauh.
Selain itu kompetensi mahasiswa calon guru yang akan masuk LPTK pun hendaknya turut diperhatikan. Bukan sesuatu yang sulit rasanya jika diawal penerimaan mahasiswa calon guru pihak kampus mengadakan tes kepribadian terlebih dahulu. Guru bukan lah suatu profesi biasa. Menjadi seorang guru harus memiliki pribadi yang baik yang akan memberikan contoh bagi masyarakat di sekitarnya. Menjadi seorang guru pun tentunya harus sabar dan telaten dalam mengajar, mendidik, membimbing, dan melatih para muridnya. Bila tak ada potensi untuk memiliki kriteria tersebut sebaiknya urungkan saja.
Profesi guru merupakan suatu profesi yang terhormat di mata masyarakat. Karena guru merupakan suatu profesi yang paling tua di dunia. Guru telah menorehkan tapak sejarah yang begitu mendalam bagi kehidupan masyarakat.[2] Sudah saatnya guru kembali mengembalikan citranya agar menjadi sosok yang diteladani di tengah-tengah masyarakat. Memang tak dapat dipungkiri guru pun hanya lah seorang manusia biasa yang tidak akan luput dari kesalahan. Tetapi sebagai seorang manusia yang bertanggungjawab hendaknya siapa pun itu yang berkeinginan menjadi guru menyadari hal tersebut. Menyadari untuk senantiasa menjadi pribadi yang selalu berusaha menebarkan kebaikan di sekitarnya khususnya bagi para murid yang dikasihinya.
Peran berbagai pihak dalam membentuk sosok guru idaman bagi murid pun turut berpengaruh. Orangtua murid tidak boleh melepaskan begitu saja tanggung jawab untuk mendidik anaknya kepada guru. Jalinan komunikasi antara guru dan orangtua murid harus terjaga dengan baik. Guru hanya mampu mengawasi anak didiknya selama di sekolah saja, selebihnya tetap kembali kepada orangtua. Pemerintah sebagai pemegang kebijakan juga turut andil dalam membentuk sosok guru ideal bagi pendidikan di Indonesia. Dengan adanya kerjasama dari berbagai pihak tersebut maka bukan suatu ketidakmungkinan guru akan menjadi sosok yang dirindukan oleh muridnya untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan juga kasih sayang. (*Mahasiswa TP FIP Unnes 2012)




[1]Sumber http://www.liputan6.com/tag/guru diakses hari Senin 27 Oktober 2014 pukul 09.00 WIB
[2]Imam Wahyudi, Mengejar Profesionalisme Guru (strategi praktis mewujudkan citra guru professional), (Jakarta: Prestasi Pustakaraya, 2012) hlm. 57.


Pernahkah Anda membayangkan dapat terhubung dengan internet hanya dengan cara duduk di bawah sebuah bohlam lampu? Jika Anda belum sempat membayangkannya, maka sekarang Anda tidak perlu membayangkannya karena dalam beberapa tahun ke depan hal tersebut akan benar benar ada di hadapan Anda. ya, beberapa tahun lagi akan ada sebuah teknologi wireless terbaru berbasiskan cahaya yang dinamai Li-fi.
Dengan penemuan teknologi wireless terbaru ini, Anda akan segera menemukan bola lampu mobil Anda, cahaya lampu di kamar Anda, lampu di kereta bawah tanah, lampu senter dari ponsel Anda dan sumber cahaya lain yang akan memberikan Anda akses internet dengan kecepatan yang sangat tinggi. Sangat menarik dan sangat layak untuk ditunggu.
Teknologi Li-fi adalah tonggak sejarah baru dalam sejarah teknologi informasi. Anda pasti sudah membayangkan bahwa Teknologi Li-Fi akan menjadi sesuatu yang super cepat. Ya, teknologi Li-fi atau light-fidelity akan mentransmisikan data secara nirkabel dengan kecepatan tinggi dengan menggunakan dioda yang memancarkan cahaya. Kecepatan yang ditransmisikannya diyakini dapat melampau kecepatan teknologi wireless lainnya, seperti wi-fi, Bluetooth, dan lainnya. Teknologi Li-Fi ini ditunjukkan untuk pertama kali pada tahun 2012 di Consumer Electronics Show di Las Vegas dengan menggunakan sepasang smartphone Casio untuk pertukaran data dengan menggunakan cahaya dari berbagai intensitas yang dilepaskan dari layar mereka, yang manmpu terdeteksi hingga jarak sepuluh meter.
Pada bulan Oktober 2011 sejumlah perusahaan dan kelompok industri membentuk Konsorsium Li-Fi, untuk mempromosikan teknoogi sistem optik nirkabel berkecepatan tinggi ini dan juga untuk mengatasi terbatasnya jumlah radio berbasis spektrum nirkabel yang tersedia dengan memanfaatkan bagian yang benar-benar berbeda dari spektrum elektromagnetik. Konsorsium percaya bahwa teknologi ini bisa mencapai kecepatan lebih dari 10 Gbps, secara teoritis memungkinkan sebuah film definisi tinggi untuk di-download dalam waktu hanya 30 detik saja.
Cara Kerja Teknologi Li-Fi
Fungsi dan cara kerja dari teknologi baru Li-Fi ini sangatlah sederhana. Anda harus memiliki sumber cahaya di salah satu ujung seperti LED, dan juga sumber cahaya lain seperti detektor foto (Light Sensor) di ujung lainnya. Begitu LED mulai bersinar, foto detektor atau sensor cahaya pada ujung lainnya akan mendeteksi cahaya dan diartikan sebagai biner 1. Bagaimana data akan dikirimkan melalui teknologi Li-Fi ini?
Menyalakan cahaya LED dalam jumlah tertentu akan membuat sebuah pesan tertentu yang akan dikirimkan. Kilatan cahaya tersebut kemudian akan ditangkap oleh detector cahaya yang akan menerima pesan yang disampaikannya tersebut. Sekarang, bayangkan jika ada beberapa LED dengan warna yang berbeda, berkedip bersama-sama dan membangun informasi yang sangat besar untuk dikirimkan secara sekaligus. Untuk saat ini bisa diperkirakan jika laser warna hijau dan laser warna merah digunakan secara bersamaan akan dapat mengirimkan data pada kecepatan 1 Gbps.
Keuntungan dan tantangan Teknologi Li-Fi
Salah satu Keuntungan paling besar dari Teknologi Li-Fi ini adalah kemudahan akses internet dengan kecepatan tinggi di daerah-daerah terpencil yang tidak bisa dijangkau oleh kabel optik. Anda pasti sering merasa kesulitan ketika mengatur posisi wi-fi router agar terjangkau oleh semua ruangan di rumah Anda dengan baik. Nah, hal tersebut tidak akan terjadi lagi pada teknologi li-fi ini.
Bayangkan Bagaimana jika semua lampu di kamar Anda dapat berkomunikasi satu sama lain dan menciptakan sebuah jembatan jaringan nirkabel untuk menyediakan akses internet? Jika hal tersebut terjadi maka teknologi Li-Fi akan menjadi solusi optimal dan terbaik dibanding dengan teknologi Wi-Fi. Teknologi li-Fi juga dapat digunakan untuk memperluas jaringan nirkabel di rumah Anda, kantor ataupun juga universitas.
Teknologi Li-Fi juga dapat digunakan untuk mengontrol kondisi lalu lintas dengan menempatkan teknologi baru ini ke LED mobil. Hal ini juga dapat digunakan dengan lampu overhead pesawat. Selain keunggulan yang dimilikinya tersebut, teknologi Li-Fi juga memiliki beberapa tantangan yang harus dihadapinya. Teknologi Li-Fi memerlukan line-of-sight yang sempurna untuk mengirimkan data. Tantangan berat lainnya dalam harus dihadapi oleh teknologi li-fi ini, yaitu bagaimana caranya data dapat dikirimkan kembali ke pemancar secara optimal. Hanya waktu yang akan menjawabnya.


Perkembangan setiap segi kehidupan manusia di abad ke 21 ini semakin maju dan berkembang.  Dimulai dari segi sosial, budaya, pendidikan, ekonomi, politik, dan teknologi. Perkembangan dalam berbagai segi kehidupan manusia tersebut menimbulkan perubahan dalam mekanisme setiap masing-masing segi. Di sisi lain, perubahan dalam mekanisme suatu segi yang satu ikut mempengaruhi mekanisme segi yang lain. Hal tersebut dikarenakan adanya saling keterkaitan antara segi yang satu dengan segi yang lain. Sebagai salah satu contohnya yaitu terjadi pada segi teknologi dan segi pendidikan.
Perkembangan teknologi memang selalu mengalami peningkatan yang sangat pesat. Hal ini terbukti dengan digunakannya komputer, smartphone, hingga internet dalam berbagai segi kehidupan. Tidak hanya di kalangan instansi-instansi pemerintahan atau swasta saja yang bisa menggunakannya, masyarakat awam pun saat ini bisa mengaksesnya dengan begitu bebasnya. Karena memang banyak diakui penggunaan produk-produk teknologi tersebut telah banyak membantu mempermudah setiap orang dalam mengerjakan pekerjaannya.
Terlebih teknologi internet yang sangat banyak memberikan berbagai informasi bagi setiap penggunanya. Mengingat betapa pentingnya hal tersebut maka para programmer berusaha membuat dan mendesain berbagai program-program dan aplikasi yang dibutuhkan oleh para penggunanya saat melakukan browsing internet. Tujuannya agar setiap pengguna internet bisa semakin mudah dalam mencari informasi atau materi yang dibutuhkannya.
Salah satu media yang digunakan para pengguna internet dalam mempermudah pengaksesan yaitu dengan menggunakan Mikrotik. Mikrotik adalah adalah sistem operasi komputer dan perangkat lunak komputer yang digunakan untuk menjadikan komputer biasa menjadi router. Mikrotik dibedakan menjadi dua yaitu operation sistem Mikrotik atau lebih dikenal Mikrotik OS dan Mikrotik Board.
Oleh karena itu, makalah ini dibuat untuk menjelaskan mengenai sistem operasi Mikrotik yang saat ini terbilang cukup banyak penggunanya.

Untuk lebih lengkapnya silahkan download makalah dan PPT di link berikut ini.


Memasuki abad ke 21 seperti saat ini perkembangan dalam berbagai bidang kehidupan semakin maju dan berkembang. Berbagai bidang ikut mengalami perkembangan, mulai dari bidang sosial budaya, ekonomi, pendidikan, politik, dan teknologi. Perubahan dalam semua bidang tersebut membuat bidang yang satu ikut mempengaruhi bidang yang lain. Hal itu dikarenakan adanya saling keterkaitan antara bidang yang satu dengan bidang yang lain. Salah satu contohnya yaitu pada bidang pendidikan dan bidang teknologi.
Bidang teknologi mengalami perkembangan yang sangat pesat dan cepat. Perkembangan dalam bidang teknologi tersebut ikut mempengaruhi perkembangan dalam bidang pendidikan karena saat ini telah banyak hasil produk bidang teknologi yang digunakan dalam bidang pendidikan. Salah satu contoh hasil produk teknologi yang digunakan dalam bidang pendidikan yaitu sebagai media pembelajaran dan sebagai bidang kajian. Salah satu bidang teknologi yang perkembangannya cukup pesat dan juga ikut digunakan dalam bidang pendidikan adalah komputer. Perkembangan dalam bidang komputer dinilai sangat tinggi mengingat hampir setiap saat bermunculan berbagai macam aplikasi-aplikasi teknologi terbaru.
Diantara banyaknya teknologi  tersebut, munculah teknologi Cloud Computing. Cloud Computing atau yang sering kita sebut dengan komputasi awan merupakan  suatu model komputasi dimana sumber daya seperti daya komputasi, media penyimpanan (storage), jaringan (network) dan software dijalankan sebagai layanan melalui media jaringan, bahkan dapat diakses di tempat manapun selama terkoneksi dengan internet.
Oleh karena itu, makalah ini dibuat untuk menjelaskan tentang teknologi Cloud Computing yang saat ini telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk lebih lengkapnya silahkan download makalah dan PPT di link berikut ini.