Kamu

by 21.15 0 komentar
Tiba-tiba rasa itu datang lagi. Rasa aneh, senang, sedih, dan entahlah apa itu.
Aku kira waktu 2 tahun itu akan cukup membuat 'rasa' antara aku dan kamu hilang.
Ya setidaknya menjadi suatu 'rasa' yang biasa saja.
Tapi ternyata tidak.
Rasa itu, bagaimanapun juga, masih ada ternyata.
Konyol sekali rasanya melihat aku dan kamu, untuk saat ini, sudah tidak bisa lagi menjadi kita.
Sedangkan aku dan kamu masih sama-sama saling memiliki 'rasa' itu.
Tapi hanya karena kata MALU dan GENGSI aku dan kamu berhasil menutup semua 'rasa' itu.
Padahal orang-orang di sekeliling aku dan kamu tau akan hal itu.

Hei, kamu, dengarkan aku.
Aku dan kamu sudah tidak bersama lagi sekarang dan entah akan bersama lagi atau tidak.
Tapi hanya satu hal yang aku ingin kamu tau.
Aku selalu mengingat semua perkataan kamu ketika kita berpisah 2 tahun yang lalu.
Aku mengingatnya.
Dan aku berhasil membuktikan kalau apa yang kamu katakan itu salah.
Malah ternyata kamu yang lebih dulu menemukan aku yang lain.
Selamat.

Saat ini aku hanya ingin kamu tau satu hal.
Biarkan aku dan kamu mengejar apa yang ingin aku dan kamu capai.
Biarkan aku dan kamu melakukan apa yang memang ingin aku dan kamu lakukan.
Dan biarkan aku dan kamu meraih semua cita-cita yang ingin aku dan kamu raih.
Dunia aku dan kamu berbeda.
Jadi, biarkan aku dan kamu berjalan sesuai dengan jalannya masing-masing.
Karena, percayalah, ketika waktunya tiba.
Ketika aku dan kamu memang ditakdirkan Allah akan bersama.
Maka aku dan kamu akan menjadi kita lagi suatu hari nanti.
Biarkan waktu yang menjawab semua ini.
Percayalah, ketika waktunya tiba semuanya akan indah.
Percayalah, Allah akan memberikan yang terbaik untuk aku dan kamu.

Nia Faridawati Rustandi

Developer. Author.

Hi, I'm Nia. Muslim. Sundanese Girl. 20 y.o. Love to be traveler. Fan of indie music. Student of Semarang State University.

0 komentar:

Posting Komentar